Pluang vs Mirae Asset 2026: Fees, Deposits, and Features

Editor Admin
Reading time Menghitung...
Published

Swan.my.id — Jakarta - Pluang vs Mirae Asset 2026 menjadi perbandingan menarik bagi investor Indonesia yang mencari platform untuk transaksi saham. Keduanya menawarkan akses ke pasar saham Indonesia melalui entitas yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pluang vs Mirae Asset 2026: Fees, Deposits, and Features

Namun, kedua platform memiliki pendekatan yang berbeda. Mirae Asset Sekuritas Indonesia lebih berfokus pada layanan perdagangan saham dan menyediakan aplikasi seperti HOTS serta Neo HOTS. Sementara itu, Pluang mengembangkan ekosistem investasi multi-aset dalam satu aplikasi.

Perbedaan tersebut terlihat dari biaya, setoran awal, fitur perdagangan, hingga pilihan aset. Karena itu, investor perlu memahami struktur masing-masing platform sebelum menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansialnya.

Pluang vs Mirae Asset 2026: What Are the Main Differences?

Mirae Asset Sekuritas Indonesia menjalankan layanan perdagangan saham melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Perusahaan tersebut menyediakan akses ke saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara itu, Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek untuk layanan saham Indonesia. Pluang juga menggunakan PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II.

Perbedaan utama terletak pada cakupan produk. Mirae Asset berfokus pada perdagangan saham Indonesia dalam ekosistem sekuritasnya. Pluang menawarkan beberapa kelas aset melalui satu aplikasi.

Produk yang tersedia di ekosistem Pluang mencakup:

  • Saham Indonesia
  • Saham dan ETF Amerika Serikat
  • Aset crypto
  • Emas
  • Reksa dana
  • Produk investasi lainnya sesuai ketentuan dan entitas penyedia

Dengan model tersebut, investor dapat mengakses beberapa jenis aset tanpa harus menggunakan banyak aplikasi. Namun, setiap produk tetap memiliki aturan, biaya, risiko, dan entitas penyedia yang berbeda.

Pluang vs Mirae Asset 2026: Comparing Fees and Initial Deposits

Biaya transaksi menjadi salah satu faktor penting dalam memilih platform investasi. Berdasarkan data yang menjadi dasar perbandingan ini, fee transaksi saham Indonesia di Mirae Asset untuk akun reguler online tercatat sekitar 0,15% untuk transaksi beli dan 0,25% untuk transaksi jual.

Pluang juga mencantumkan biaya broker saham Indonesia sebesar 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual. Komponen biaya tersebut dapat mencakup biaya regulasi seperti levy dan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, perbedaan biaya transaksi antara kedua platform relatif kecil berdasarkan angka tersebut. Namun, investor tetap perlu memeriksa struktur biaya terbaru sebelum melakukan transaksi.

Setoran awal menjadi perbedaan yang lebih terlihat. Mirae Asset umumnya mensyaratkan setoran awal sekitar Rp10 juta untuk akun reguler. Sementara itu, Pluang tidak menetapkan minimum deposit untuk mulai berinvestasi pada saham Indonesia.

Perbedaan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi investor dengan modal awal terbatas. Namun, nominal setoran awal bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan.

Investor juga perlu mempertimbangkan biaya lain, frekuensi transaksi, kebutuhan fitur, serta jenis aset yang ingin diperdagangkan.

Regulation and Investor Protection

Aspek regulasi juga penting ketika membandingkan platform investasi. Mirae Asset menjalankan transaksi saham melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang terdaftar dan diawasi OJK.

Untuk saham Indonesia, Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek. Layanan tersebut juga melibatkan PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II.

Dengan demikian, aktivitas perdagangan saham pada kedua platform berada dalam kerangka regulasi pasar modal Indonesia. Namun, status berizin tidak berarti investasi bebas risiko.

Harga saham tetap dapat naik atau turun mengikuti kondisi pasar. Karena itu, investor tetap perlu memahami risiko sebelum melakukan transaksi.

Selain itu, beberapa produk dalam ekosistem Pluang menggunakan entitas penyedia yang berbeda. Misalnya, layanan crypto, emas, dan reksa dana memiliki struktur regulasi dan penyedia masing-masing.

Investor sebaiknya memahami produk yang dibeli, bukan hanya aplikasi yang digunakan. Hal ini penting karena setiap kelas aset memiliki karakteristik risiko yang berbeda.

Comparing Features and Asset Access

Mirae Asset menyediakan aplikasi HOTS dan Neo HOTS untuk mendukung aktivitas perdagangan saham. Fitur yang tersedia mencakup data pasar, analisis teknikal, laporan transaksi, serta fasilitas perdagangan tertentu.

Mirae Asset juga menawarkan margin trading bagi nasabah yang memenuhi persyaratan. Fasilitas tersebut memungkinkan investor melakukan transaksi dengan dana pinjaman.

Namun, margin trading juga menciptakan kewajiban tambahan. Investor perlu membayar bunga pinjaman dan menghadapi risiko yang lebih besar dibanding transaksi menggunakan dana sendiri.

Di sisi lain, Pluang menawarkan pendekatan multi-aset. Investor dapat mengakses saham Indonesia, saham dan ETF AS, crypto, emas, serta reksa dana melalui satu ekosistem.

Pluang juga menyediakan fitur seperti Web Trading, Screeners, dan Auto Invest. Screeners dapat membantu pengguna menyaring saham berdasarkan kriteria tertentu. Sementara itu, Auto Invest mendukung investasi berkala secara otomatis.

Pendekatan ini membuat fungsi platform tidak hanya berorientasi pada perdagangan saham. Pengguna juga dapat menggunakannya untuk membangun portofolio dengan beberapa kelas aset.

Minimum Deposit and Trading Style

Setoran awal dapat menjadi pertimbangan penting bagi investor baru. Mirae Asset memiliki persyaratan setoran awal sekitar Rp10 juta untuk akun reguler berdasarkan data yang digunakan dalam perbandingan ini.

Untuk akun margin, jumlah tersebut lebih tinggi. Data yang menjadi dasar artikel ini mencatat setoran awal sekitar Rp200 juta untuk akun margin.

Pluang mengambil pendekatan berbeda. Platform tersebut tidak menetapkan minimum deposit untuk memulai investasi saham Indonesia.

Perbedaan ini dapat memengaruhi pengalaman investor dengan modal awal yang berbeda. Investor dengan dana terbatas dapat memulai tanpa harus memenuhi nominal minimum tertentu di Pluang.

Namun, kemudahan akses tidak menghilangkan risiko investasi. Investor tetap perlu menentukan jumlah dana berdasarkan kemampuan finansial dan profil risikonya.

Which Features Should Investors Consider?

Alih-alih hanya melihat biaya, investor dapat mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

  • Modal awal: Periksa apakah ada minimum deposit atau saldo awal.
  • Biaya transaksi: Bandingkan fee beli, fee jual, dan biaya tambahan lainnya.
  • Pilihan aset: Pastikan platform menyediakan aset yang ingin diperdagangkan.
  • Fitur trading: Perhatikan chart, data pasar, screener, dan tools analisis.
  • Margin trading: Pahami bunga dan risiko jika menggunakan dana pinjaman.
  • Kemudahan penggunaan: Pertimbangkan aplikasi, web trading, dan pengalaman transaksi.
  • Regulasi: Pastikan produk yang digunakan disediakan melalui entitas berizin.
  • Risiko: Sesuaikan investasi dengan tujuan dan kemampuan finansial.

Selain itu, biaya yang tercantum dapat berubah mengikuti kebijakan platform dan regulasi pasar. Karena itu, investor sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan transaksi.

Pluang vs Mirae Asset 2026: Key Takeaways

Pluang dan Mirae Asset sama-sama menyediakan akses ke saham Indonesia melalui entitas yang berizin dan diawasi OJK. Namun, struktur layanan keduanya berbeda.

Mirae Asset lebih berfokus pada perdagangan saham Indonesia dan menyediakan fitur seperti margin trading bagi nasabah yang memenuhi persyaratan. Sementara itu, Pluang menggabungkan beberapa kelas aset dalam satu aplikasi.

Dari sisi biaya saham, angka yang menjadi dasar perbandingan menunjukkan fee sekitar 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual pada kedua platform. Perbedaan yang lebih terlihat terdapat pada persyaratan setoran awal.

Mirae Asset mencatat setoran awal sekitar Rp10 juta untuk akun reguler. Pluang tidak menetapkan minimum deposit untuk memulai investasi saham Indonesia.

Sementara itu, investor yang mencari akses ke berbagai aset dalam satu ekosistem dapat mempertimbangkan cakupan produk Pluang. Di sisi lain, investor yang membutuhkan fitur perdagangan saham tertentu dapat menilai fasilitas yang tersedia di Mirae Asset.

Pada akhirnya, tidak ada satu platform yang secara otomatis sesuai untuk semua investor. Kebutuhan setiap pengguna berbeda berdasarkan modal, strategi, frekuensi transaksi, pilihan aset, dan toleransi risiko.

Karena itu, sebelum membuka rekening atau melakukan transaksi, investor perlu memeriksa biaya terbaru, persyaratan akun, fitur, serta ketentuan masing-masing produk. Keputusan investasi juga sebaiknya dibuat berdasarkan kondisi finansial dan tujuan pribadi.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi. Investasi mengandung risiko kerugian, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.